Powered by Blogger.

Umbu

>> Monday, November 03, 2014

Putu Wijaya


"Kuda Sumba" itu, sudah puluhan tahun berlari di Bali. Namanya Umbu Landu Paranggi. Amat mengenalnya waktu masih ABG di ruangan sastra remaja "Fajar Menyingsing", majalah "Mimbar Indonesia."

"Kalimat sajak-sajaknya panjang, mengandung janji, kelak dia akan jadi penyair besar," kata Amat bercerita pada Ami, "Bapak yang waktu itu, juga ingin jadi penyair, kagum, lalu mengirim surat perkenalan kepadanya. Di zaman itu bersahabat pena, jadi mode gaul, seperti facebook dan twitter sekarang."

Read More..

Kematian-kematian (I)

>> Saturday, August 15, 2009

Cok Sawitri


Mati pun susah atau bisa jadi menyusahkan, karena itu jagalah hidup, menujulah mati yang wajar. Dalam tradisi bali diajarkan agar berusaha sedemikian rupa menghindari kematian yang tidak wajar, yang pertama janganlah melakukan 'ulah pati', sengaja membunuh hidup diri sendiri. Tidak akan dipertimbangkan sebab kesengajaanya itu; entah disebabkan karena patah hati, karena bangkrut, kalah pemilu ataukah ideologi plus keyakinan, jika seseorang melakukan ulah pati, maka proses terjadinya kematian itu yang akan dijadikan kadar ukuran keluarnya sangsi sosial dan adat; Yakni, tidaklah bisa segera jenasah yang mati itu seketika disucikan atau diaben.

Read More..