Umbu
>> Monday, November 03, 2014
Putu Wijaya
"Kuda Sumba" itu, sudah puluhan tahun berlari di Bali. Namanya Umbu Landu Paranggi. Amat mengenalnya waktu masih ABG di ruangan sastra remaja "Fajar Menyingsing", majalah "Mimbar Indonesia."
"Kalimat sajak-sajaknya panjang, mengandung janji, kelak dia akan jadi penyair besar," kata Amat bercerita pada Ami, "Bapak yang waktu itu, juga ingin jadi penyair, kagum, lalu mengirim surat perkenalan kepadanya. Di zaman itu bersahabat pena, jadi mode gaul, seperti facebook dan twitter sekarang."